Sistem operasi Raspbian sudah menyediakan GUI (Graphical User Interface) untuk melakukan koneksi Wi-Fi. Lihat menu bar di pojok kanan atas.

Klik sini, pilih SSID beres

Geser kursor ke simbol koneksi wifi –> klik –> pilih nama Wi-Fi –> masukkan password bila perlu. Selesai, Raspberry Pi sudah tersambung ke jaringan Wi-Fi! Horeee 😃
Semudah itu bila menggunakan GUI. Namun, bagaimana jika tidak memiliki akses ke GUI? Contohnya bila kita memakai OS Raspbian versi lite, yang mana tidak ada fitur GUI.

Solusinya menggunakan CLI (Command Line Interface) yaitu antarmuka baris perintah. Command Prompt di Windows merupakan CLI, jika di Linux sebutannya Terminal. Untuk penjelasan lebih detail, baca: https://en.wikipedia.org/wiki/Command-line_interface

Pada percobaan ini saya akan menghubungkan Raspberry Pi ke hotspot HP (karena dirumah tidak ada jaringan Wi-Fi, jadi saya menggunakan hotspot dari HP).

Perangkat yang digunakan:

  • Raspberry Pi 3 Model B
  • Konektor HDMI to VGA, monitor, keyboard
  • HP yang support hotspot

Terdapat 2 cara untuk terhubung Wi-Fi melalui CLI/Terminal. Cara pertama khusus untuk Raspberry Pi dengan OS Raspbian. Cara kedua bisa digunakan untuk perangkat dengan OS berbasis Linux (alternatif distro selain Raspbian).

Cara pertama:

  1. Ketik sudo raspi-config akan muncul jendela seperti ini
  1. Pilih 2 Network options –> Masukkan SSID –> Ketikkan password
  1. Tekan enter untuk OK, dan selesai Raspberry sudah terhubung.

Cara kedua:

  1. Ketik ifconfig wlan0 dan cek apakah kondisi Wi-Fi Raspberry Pi sudah ON.
    Apabila kondisi down, coba aktifkan menggunakan perintah sudo ifconfig wlan0 up
UP = ON
DOWN = OFF
wlan0 = nama interface Wi-Fi default Raspberry Pi
  1. Nyalakan hotspot di HP.
  2. Cek jaringan Wi-Fi yang terbaca oleh Raspberry Pi sudo iwlist wlan0 scan
  3. Cek apakah nama hotspot muncul. Hotspot saya LG K10 LTE_5288 terbaca oleh Raspberry Pi. Scroll kebawah untuk melihat jaringan lain yang terbaca.
ESSID = nama hotspot
  1. Gunakan command wpa_passphrase berikut, ganti ESSID dengan nama hotspot atau jaringan yang ingin dihubungkan.
    wpa_passphrase "ESSID" | sudo tee -a /etc/wpa_supplicant/wpa_supplicant.conf
  2. Tekan enter setelah mengetik command diatas. Setelahnya tidak muncul apa-apa, ketik saja password dari hotspot (walaupun mengetik tidak akan muncul di layar, memang begitu) dan tekan enter.
Apabila ESSID dan password sesuai, versi psk (pre-shared key) yang sudah terenkripsi otomatis terbuat
  1. Mengecek apakah data sudah tersimpan di wpa_supplicant Ketikkan command sudo nano /etc/wpa_supplicant/wpa_supplicant.conf
Terdapat 2 psk (pre-shared key):
A = password hotspot/Wi-Fi versi bahasa manusia 🙂
B = anggap saja versi password yang sudah dienkripsi.
  1. Keduanya sama-sama bisa digunakan untuk proses connect. Namun, saya memilih untuk menghapus password versi bahasa manusia.
    Setelah menghapus password A, simpan perubahan konfigurasi Ctrl+x --> y --> Enter

Selanjutnya, kita perlu melakukan restart sistem. Namun supaya praktis bisa langsung menggunakan command wpa_cli -i wlan0 reconfigure

Tunggu beberapa saat, untuk mengecek apakah berhasil terhubung gunakan iwconfig atau iwgetid .

Konfigurasi Wi-Fi tidak akan hilang walaupun Raspberry dimatikan. Asalkan hotspot saya dalam keadaan menyala, Raspberry secara otomatis melakukan connect.

Tips: Gunakan hotspot portable di HP untuk media koneksi lokal ke Raspberry Pi. Nantinya dapat digunakan untuk mengakses lewat SSH, sehingga Raspberry Pi dapat di akses dimanapun (headless) hanya dengan HP.

Terima kasih sudah membaca,
-Nisa


Lihat artikel lain untuk panduan awal Raspberry Pi:

Raspberry Pi Setup

Referensi:
https://www.raspberrypi.org/documentation/configuration/wireless/wireless-cli.md